Senin, 2 November 2026 Berita Terkini & Terpercaya
ifzenelse.netifzenelse.net
ifzenelse.net - Your source for the latest articles and insights
Beranda › Aku Baru Sadar, Sepatu Rumah yang Kotor Bikin Aku ...

Aku Baru Sadar, Sepatu Rumah yang Kotor Bikin Aku Gampang Sakit

Hal receh yang jarang dibahas ibu rumah tangga: sepatu rumah yang jarang dicuci ternyata bisa bikin badan gampang drop.

Aku Baru Sadar, Sepatu Rumah yang Kotor Bikin Aku Gampang Sakit

Beberapa bulan lalu aku kena batuk pilek yang nggak sembuh-sembuh. Awalnya kupikir karena cuaca atau kurang tidur. Tapi setelah tiga minggu bolak-balik ke klinik, dokternya cuma nanya satu hal yang bikin aku bengong: "Sepatu rumah di rumah dicuci nggak, Bu?"

Informasi selengkapnya bisa dibaca di Sqtoto.

Jujur, aku nggak pernah kepikiran sampai ke situ. Sepatu rumah? Yang dipakai cuma di dalam rumah? Yang kelihatannya bersih-bersih aja? Ternyata di situlah letak masalahnya.

Baca juga: Pensiunan Jadi Gampang Lupa, Ternyata Kebiasaan Kecil Ini Biang Keroknya

Hal yang Nggak Pernah Kita Cuci tapi Tiap Hari Kita Pakai

Kita para ibu rumah tangga biasanya sudah hafal luar kepala soal kebersihan. Lantai disapu dua kali sehari, kamar mandi disikat tiap minggu, sprei diganti rutin. Tapi coba deh cek sepatu rumah kamu sekarang. Kapan terakhir dicuci?

Kalau jawabannya "lupa" atau "nggak pernah", kita satu tim. Aku juga dulu begitu. Sepatu rumah itu rasanya kayak sandal jepit yang dipakai di teras — kelihatan bersih, nggak bau, ya sudah nggak perlu diapa-apain.

Padahal kalau dipikir lagi, sepatu rumah itu yang menemani kita dari dapur ke kamar mandi, dari kamar mandi ke kamar anak, dari kamar anak balik lagi ke dapur. Dia yang nemenin kita ngepel, nyuci piring, ngangkat jemuran. Dan dia juga yang nemenin kita masuk ke kamar mandi yang lantainya basah, lalu balik lagi ke ruang tengah tempat anak main.

Sepatu rumah itu bukan cuma alas kaki. Dia itu kendaraan kecil yang mindahin kuman dari satu sudut rumah ke sudut lain tanpa kita sadar.

Kenapa Ini Jarang Dibahas Padahal Penting

Aku nggak tau kenapa topik ini nyaris nggak pernah muncul di grup WA keluarga atau obrolan arisan. Mungkin karena sepatu rumah dianggap "bukan sepatu beneran" — cuma alas kaki dalam rumah, jadi ya nggak masuk hitungan barang yang perlu dirawat.

Padahal coba bayangin. Bagian dalam sepatu rumah itu lembap. Kaki kita berkeringat, apalagi kalau seharian masak di dapur yang panas. Kelembapan plus suhu hangat itu kondisi favorit buat bakteri dan jamur berkembang biak. Belum lagi bagian sol bawahnya yang sering kena cipratan air kamar mandi, sisa sabun, sampai remahan makanan yang nggak sengaja keinjak.

Terus sepatu itu dipakai lagi besok, lusa, minggu depan. Nggak pernah dijemur, nggak pernah dicuci. Kita pakai sambil nggak sadar bahwa kaki kita ini pintu masuk berbagai macam hal ke dalam tubuh.

Aku bukan mau bikin kamu parno. Tapi kadang hal-hal kayak gini yang bikin kita bingung sendiri: kok gampang banget sakit padahal udah jaga makan dan istirahat? Jawabannya sering ada di detail kecil yang kita lewatin.

Yang Aku Ubah Setelah Sadar

Setelah kejadian itu, aku mulai ngurusin sepatu rumah dengan cara yang sederhana banget. Nggak perlu beli alat mahal atau ritual panjang. Ini yang aku lakuin sekarang:

  • Cuci sepatu rumah tiap dua minggu. Cukup disikat pakai sabun cuci piring, bilas, jemur di bawah matahari. Kurang dari sepuluh menit.
  • Jemur di bawah sinar matahari tiap minggu. Kalau males nyuci, minimal dijemur. Sinar matahari itu pembunuh jamur alami yang gratis.
  • Punya dua pasang dan gantian. Ini yang paling ngefek buat aku. Sepasang dipakai, sepasang lagi dijemur. Jadi sepatu selalu kering waktu dipakai.
  • Pisahkan sepatu kamar mandi dan sepatu ruangan. Ini agak ribet di awal, tapi masuk akal. Sepatu yang dipakai ke kamar mandi jangan dipakai masuk kamar.
  • Cuci kaki sebelum masuk kasur. Kedengeran sepele, tapi ini nutup rantai terakhir dari kuman yang nempel di kaki.

Hasilnya? Nggak instan, jelas. Tapi dalam dua bulan terakhir, aku yang biasanya gampang banget kena pilek kalau cuaca berubah, sekarang jauh lebih jarang. Anak-anak juga. Mungkin kebetulan, mungkin nggak. Yang jelas, aku ngerasa ada yang berubah dari hal yang dulu nggak pernah aku pikirin sama sekali.

Hal Kecil Lain yang Sering Kelewat

Sepatu rumah bukan satu-satunya. Setelah sadar soal ini, aku jadi lebih peka sama benda-benda lain di rumah yang tiap hari dipakai tapi nggak pernah "dirawat".

Contohnya gagang pintu. Yang dipegang semua orang sehabis dari mana-mana. Atau kain lap dapur yang udah lembap berhari-hari tapi masih dipakai buat ngelap piring. Atau spons cuci piring yang udah item tapi masih setia menemani. Semua itu hal receh yang kalau dibiarkan numpuk, efeknya ke badan kita juga.

Aku nggak bilang kita harus jadi perfeksionis soal kebersihan sampai nggak bisa napas. Nggak gitu. Aku cuma pengen kita sadar bahwa kadang yang bikin kita gampang sakit itu bukan hal besar yang kelihatan, tapi hal kecil yang kita anggap remeh karena udah terlalu biasa.

Buat Kamu yang Ngerasa Ribet

Aku ngerti. Nambah satu tugas lagi di tengah kesibukan ngurus rumah, anak, dan suami itu rasanya berat. Kadang kita udah capek banget sampai nggak kepikiran ngurusin sepatu.

Tapi coba lihat dari sisi lain: nyuci sepatu rumah itu sepuluh menit, dua minggu sekali. Bandingin sama waktu yang kita habisin kalau anak sakit — ngurus, bolak-balik dokter, nggak bisa tidur, plus biaya yang keluar. Jauh lebih murah dan ringan yang pertama, kan?

Dan satu lagi yang aku pelajari: kesehatan itu bukan cuma soal makan sayur dan olahraga. Kadang justru dibentuk dari hal-hal yang nggak pernah masuk pembicaraan. Yang nggak ada di poster klinik. Yang nggak pernah dibahas di grup keluarga. Yang kita anggap remeh karena kelihatannya nggak penting.

Padahal badan kita ini dijalani tiap hari di rumah. Kalau rumahnya sendiri punya sudut-sudut kecil yang bikin kita gampang drop, ya wajar kalau badan ikut capek.

Jadi, sebelum kamu lanjut baca yang lain, coba deh lihat sepatu rumah kamu sekarang. Kalau warnanya udah nggak jelas, atau bagian dalamnya udah lembap dan bau, mungkin ini saatnya. Nggak perlu nunggu sampai sakit dulu kayak aku.

Tags: kesehatan harian sepatu rumah kebiasaan kecil kesehatan ibu rumah tangga kebersihan rumah